Tlp/WA : ( +62 ) 852 257 61616
Senin - Sabtu : 10.00 - 22.00

featured

Welcome Alieb Store

Selamat datang di Alieb Store. Kami adalah toko online dan juga ada toko offline yang terpercaya, dengan mengutamakan sistem kejujuran dan kualitas barang yang unggul maka kami memberikan harga terbaik untuk para reseller yang ingin menjual lagi Buku-Buku islam dari toko kami. untuk kemajuan toko online di Indonesia.
PROMO PRODUCTS

banner

s1
s1
s1
NEW PRODUCTS
Senin, 05 Maret 2018

Muhammad Al-Fatih (1432-1481M) Sang Penakluk yang Diramalkan

IDR 69.000,- 75.000,-
penerbit -Aqwam
penerjemah  Prof. Dr. Ali Muhammad Ash-Shallabi
ukuran -14 x 20,5 cm
Tebal  410 hlm
ISBN  978-979-039-590-9
Stok Ready stock

Ketika mendengar hadits yang berbunyi: “Kalian pasti akan membebaskan Konstantinopel, sehebat-hebat pemimpin adalah pemimpinnya, dan sekuat-kuat pasukan adalah pasukannya,” Muhammad Al-Fatih menganggapnya sebagai kabar gembira, inspirasi, sekaligus motivasi. Ia menyadari bahwa untuk meraih kemenangan istimewa dibutuhkan kelayakan dan persiapan khusus. Tentu saja mewujudkan “sehebat-hebat pemimpin” dan “sekuat-kuat pasukan” bukanlah hal yang sederhana.
Buku ini secara detil memotret perjalanan hidup sosok Al-Fatih; sejak era kelahirannya pada saat Sultan Murad II memerintah hingga akhir hayatnya. Tak terlewatkan momen-momen penting ketika Al-Fatih berhasil menaklukkan Konstantinopel pada tanggal 29 Mei 1453 M; dari persiapan perang, pengepungan selama 54 hari, hingga pengambilalihan dan pemulihan kota tersebut setelah ditaklukkan.
Penaklukan Konstantinopel inilah yang menegaskan posisi Daulah Utsmaniyah sebagai negara kuat di mata dunia. Keberhasilan meruntuhkan Imperium Bizantium menjadikan kekuatan politik dunia mana saja berhitung ulang jika ingin berkonfrontasi dengan Turki Utsmani.
Nama besar Penulis menjadi jaminan kualitas tersendiri dari buku ini. Dr. Ali Ash-Shallabi merupakan sosok yang diakui kepakarannya di bidang Sejarah Islam. Karya-karyanya sudah banyak terbit dan diakui secara internasional. Semoga hadirnya sosok Muhammad Al-Fatih lewat buku ini menjadi teladan dan sumber inspirasi bagi umat Islam hari ini.

Sejarah Daulah Utsmaniyah

IDR 179.000,- 75.000,-
penerbit -Ummul Qura
penerjemah  Prof. Dr. Ali Muhammad Ash-Shallabi
ukuran -17×24 cm
Tebal  960 hlm
ISBN  978-602-6579-28-7
Stok Ready stock

Daulah Utsmaniyah (Ottoman Empire) merupakan pemerintahan terbesar dan terkuat dalam sejarah dunia Islam. Dengan teritori kekuasaan yang membentang seluas sekitar 20 juta km persegi dan meliputi tiga benua, membuatnya disegani oleh bangsa-bangsa Eropa pada masa itu.
Perjalanan sejarah Daulah Utsmaniyah memiliki banyak alasan penting untuk dikaji. Di antaranya karena daulah ini dianggap sebagai Khilafah Islamiyah yang terakhir dan terpanjang umur kekuasaannya. Daulah Utsmaniyah juga telah melakukan pekerjaan-pekerjaan mulia yang dipersembahkan bagi umat ini, yang dikupas tuntas dalam buku ini. Buku ini juga memotret sisik melik kekurangan yang melingkupi Khilafah Utsmaniyah yang penting untuk dijadikan renungan dan pelajaran.
Kedua aspek—baik positif maupun negatif—berhasil dipotret dengan apik oleh Dr. Ali Ash-Shallabi, penulis buku-buku Sejarah Islam yang memiliki reputasi internasional. Di sisi lain, penulis buku ini juga berhasil menepis dan meluruskan berbagai persepsi negatif yang menyerang Turki Utsmani. Pada akhirnya, isi buku ini penting untuk didulang faedahnya; apa saja kunci-kunci kejayaan dan apa saja faktor-faktor pemicu keruntuhan umat Islam.

Seni Interaksi Rasulullah

IDR 128.000,-
penerbit -Aqwam
penerjemah  Syekh Shalih Al-Munajjid
ukuran -17×24 cm
Tebal  588 hlm
ISBN  978-979-039-591-6
Stok Ready stock

“Sungguh telah datang kepada kalian seorang Rasul dari diri-diri kalian. Sangat bersedih terhadap apa yang memberatkan kalian dan bersemangat (untuk memberikan hidayah) kepada kalian dan lemah lembut dan penyayang terhadap orang-orang yang beriman.” (At-Taubah: 128)
Mengikuti dan meneladani Rasulullah dalam setiap keadaan. Itulah bukti konkret keimanan sekaligus kecintaan kepada beliau. Siapa yang menjadikannya sebagai suri teladan berarti telah menempuh jalan yang akan menyampaikan kepada kemuliaan yang ada di sisi Allah.
“Pada diri Rasulullah telah terhimpun sifat-sifat yang terpuji sepertimalu, dermawan, pemberani, berwibawa, sambutan yang baik, lemah lembut, memuliakan anak yatim, baik batinnya, jujur dalam ucapan, menjaga diri dari perkara yang mendatangkan maksiat, suci, bersih, suci dirinya dan segala sifat-sifat yang baik.” (Syekh Mushthafa Al-Adawi, Fiqhul Akhlaq: I/7)
Buku ini mengajak kita untuk mengetahui aspek-aspek dalam meneladani Rasulullah. Penulisnya—Syekh Al-Munajjid—menjelaskan secara rinci dengan contoh nyata bagaimana beliau berinteraksi dengan berbagai kalangan, seperti:
  • keluarga, saudara, dan orang-orang di sekitarnya seperti tetangga;
  • berbagai kelompok Sosial, baik kalangan miskin maupun kaya;
  • kalangan yang membutuhkan pendekatan dakwah khusus, seperti para mualaf dan munafikin;
  • wanita, anak-anak, hingga binatang.
Semuanya ditunjukkan dengan kasih sayang dan keteladanan Rasulullah yang paling tampak adalah sifat penyayang. Namun, sudahkah sifat ini melekat pada diri kita?
Rasulullah bersabda, “Tidaklah sifat kelemahlembutan itu ada pada sesuatu melainkan akan menjadikannya indah dan tidaklah tercabut dari sesuatu melainkan akan menjadikannya jelek.” (HR. Muslim dari Aisyah)
Setelah membaca buku ini, semoga kita dapat berhias dengan kasih sayang dalam interaksi kehidupan, sebagaimana teladan Rasulullah.

Hari Ini Kita Bela Al-Qur’an, Semoga Kelak Al-Qur’an Membela Kita

IDR 59.000,-
penerbit -Istanbul 
penerjemah  Monte Selvanus Luigi, Widi Astuti, Yannah Akhras
ukuran -14 x 20,5 cm
Tebal  288  hlm
ISBN  978-979-039-467-4
Stok Ready stock



Jutaan umat terpanggil untuk hadir dan membuktikan keimanannya, kendatipun ini bisa dibilang sebagai selemah-lemahnya iman. Ya, Aksi Bela Islam jilid 3 atau yang lebih dikenal dengan Aksi 212 memang sejarah luar biasa umat Islam di Indonesia. Banyak orang mendapatkan pengalaman baru yang sangat istimewa. Buku ini mencoba mengabadikan kisah nyata para pejuang Islam di zaman penuh fitnah. Para ulama dengan gagah berani membangkitkan semangat umat, menyongsong kebangkitan Islam yang sebenarnya.
Kami hanya menjalankan grand design Allah dari surat Al-Maidah.” – Ust. Bachtiar Nashir
Semakin dihalangi semakin menjadi-jadi. Ada energi Al-Qur’an yang menggerakkan umat.” – Habib Rizieq Shihab
Ini perkara besar, dan tidak bisa dianggap main-main.” – Ust. Zaitun Rasmin
Ustadz dan ulama mengajarkan agar umat Islam tidak memakan daging babi karena haram dan dasarnya ada di Surah Al-Maidah ayat 3. Lalu kemudian ada pedagang babi atau pembeli babi yang mengatakan jangan mau dibohongi pakai Al-Maidah ayat 3.” – Ust. Abdullah Gymnastiar
Melepuh kaki-kaik mereka Kafilah Ciamis menuju Jakarta demi Agama Allah yang dinoda. Mereka bak burung Ababil menggungcang hati Abrahah. Wahai gajah! Bersimpuhlah!! Stop! Jangan lagi menista!” – Neno Warisman
“Hari ini kita bela Al-Quran, di alam kubur dan di akhirat kelak, Al-Quran yang akan membela kita.” – Ust. Arifin Ilham
Kita adalah salah satu saksi sejarah ini. Bersiaplah untuk menghadiahkannya pada anak-cucu kita kelak.


Selasa, 07 November 2017

Kisah-Kisah dalam Al-Qur’an

IDR 179.000,-
penerbit -Ummul Qura
penerjemah  Dr. Hamid Ahmad Ath-Thahir
ukuran -17×24 cm
Tebal  995 hlm
ISBN  978-602-6579-07-2
Stok Ready stock

Sudah mafhum bahwa satu dari tiga bagian Al-Qur’an adalah kisah-kisah. Tentunya ada hikmah yang besar di baliknya; agar umat Islam bisa mengambil pelajaran atau bahkan kesimpulan hukum darinya. Karenanya, Dr. Hamid Ahmad Ath-Thahir, ulama dari Mesir, mendedikasikan diri untuk menyajikan karya berupa buku lengkap yang sarat makna tentang kisah-kisah di dalam Al-Qur’an.
Kisah-kisah di dalam Al-Qur’an tentu sudah pasti kebenarannya. Namun, penulis bukan hanya merujuk ayat-ayat, tetapi juga riwayat-riwayat penguat, seperti dari kitab-kitab tafsir dan kitab-kitab hadits. Hanya saja, tidak semua riwayat yang merinci cerita-cerita yang di-nash-­kan di dalam Al-Qur’an adalah sahih. Sebagiannya ada yang berupa cerita-cerita israiliyah (riwayat Ahli Kitab) yang perlu ditimbang ulang dan dipilah-pilah. Adapun sebagian terkait ada yang lemah, bahkan palsu dan tidak layak disematkan kepada orang-orang saleh seperti para nabi.
Dengan demikian, buku ini oleh penulisnya diberi tajuk Shahih Qasash Al-Qur’an sebagai penegasan bahwa buku ini adalah buku yang sahih. Penulis telah melakukan proses sterilisasi (tashfiyyah) atas kisah-kisah qur’ani dari sumber-sumber yang tidak valid, dan inilah yang menjadi kelebihan utama buku ini. Di samping itu, buku ini masih memiliki sejumlah kelebihan lainnya seperti:
  • Kelengkapan kisah-kisah; meliputi bukan hanya kisah para nabi, tetapi juga kisah-kisah lain dari umat-umat terdahulu,
  • Buku ini disusun dengan merujuk kepada sekitar 50 buku sumber referensi lainnya.
  • Penulis menggunakan bahasa kekinian yang lebih mudah dipahami tanpa meninggalkan kedalaman ekplorasi makna hikmah, dan pelajaran di balik kisah-kisah.
  • Riwayat-riwayat penunjang yang dicantumkan sudah melalui verifikasi penulis buku ini.
  • Penulis melakukan tarjih (pemilihan pendapat yang kuat) atas hal-hal yang menjadi kontroversi di balik kisah-kisah. Namun, pada saat yang sama juga meinggalkan hal-hal kecil yang tidak esensial untuk didebatkan.



Kisah-Kisah Nubuat dari Nabi SAW


IDR 120.000,-
penerbit -Ummul Qura
penerjemah  Dr. Umar Sulaiman Al-Asyqar
ukuran -17×24 cm
Tebal  446 hlm
ISBN  978-602-6579-08-9
Stok Ready stock

Buku ini ini berisi kisah-kisah umat-umat terdahulu yang disampaikan oleh Rasulullah SAW. Bersumber dari hadits-hadits yang sahih secara isi maupun periwayatan. Kisah-kisah tersebut merupakan bekal rohani yang menyirami ruh, hati, dan akal, yang mengalir dalam jiwa secara lembut dan murni.
Secara garis besar isi buku ini memuat lima kategori kisah-kisah:
  • Kisah-kisah para nabi dan rasul, yang tidak ada di dalam Al-Qur’an, seperti kisah Yusya’ dan kisah nabi yang membakar sarang semut.
  • Kisah-kisah yang menunjukkan keajaiban takdir Allah, seperti kisah sapi yang berbicara kepada penunggangnya dan serigala yang berbicara kepada penggembala.
  • Kisah-kisah yang menunjukkan keutamaan amal, seperti kisah pembunuh seratus nyawa dan kisah tiga orang yang terjebak di dalam gua.
  • Kisah-kisah teladan iman yang luhur, seperti kisah orang yang berpenyakit lepra, berkepala botak, dan orang buta yang diuji oleh Allah.
  • Kisah-kisah keteladanan yang buruk, seperti kisah orang yang membanggakan nenek moyangnya yang kafir dan kisah orang-orang yang masuk desa dengan merangkak di atas pantat.
Buku ini juga menyajikan hadits-hadits yang merupakan penjelas dan pemerinci kisah-kisah yang ada di dalam Al-Qur’an, seperti kisah tentang Musa dengan Khadhir di dalam surah Al-Kahf dan kisah Jibril menyumpalkan tanah ke mulut Fir’aun.
Yang jelas, buku ini menyuguhkan bekal untuk para penuntut ilmu dan penutur kebajikan. Kata-kata dan peristiwa-peristiwanya membawa segudang nasihat dan faedah. Semoga buku ini bisa menjadi pemandu arah ke jalan yang lurus dan menjadi pelecut untuk menjauhi dosa-dosa dan kerusakan.

Kamis, 17 Agustus 2017

Risalah Taubat

IDR 75.000,-
penerbit -Istanbul 
penerjemah  Dr. Yusuf Qardhawi
ukuran -15×23 cm 
Tebal  456  hlm
ISBN  978-979-039-480-3
Stok Ready stock

Buku yang ada di hadapan Anda ini merupakan salah satu masterpiece Penulis dalam tema tazkiyyatun nafs (penyucian jiwa). Di dalamnya dibahas seluk beluk tentang tobat dengan mengambil intisari dari dua kitab induk, Ihya’u ‘Ulumid Din karya Al-Ghazali dan Madarijus Salikin karya Ibnul Qayyim.

Seluk-beluk tobat dan berbagai persoalan menarik seputarnya dikupas tuntas di dalamnya, seperti:
  • Kapan seseorang mulai bertobat dan dosa sejak kapan yang harus ditobati?
  • Kedudukan orang yang bertobat, apakah lebih tinggi, sama, ataukah lebih rendah daripada kedudukan sebelumnya?
  • Bagaimana jika seseorang bertobat dari satu dosa tetapi masih melakukan dosa yang lain?
  • Bagaimana jika sudah bertobat dari suatu dosa tetapi kemudian masih mengulanginya?
  • Apakah harus bertobat jika seseorang bertekad untuk bermaksiat, tetapi kemudian terhalangi dari melakukannya? Jika ya, bagaimana cara bertobatnya?
Masih banyak hal menarik lainnya di dalam buku ini, termasuk pembahasan “standar”  terkait tobat, seperti:
  • Kewajiban dan unsur-unsur pembentuk tobat.
  • Berbagai keutamaan tobat dan orang yang bertobat.
  • Syarat-syarat, pelengkap, dan indikator diterimanya tobat.
  • Tanda-tanda diterimanya tobat.
  • Istigfar: syarat-syarat dan adab-adabnya.
  • Macam-macam dosa yang harus ditobati.
  • Dampak-dampak maksiat, baik di dunia maupun di akhirat
  • Buah-buah manis dari tobat
  • Penghalang-penghalang tobat
  • Motivasi untuk bertobat



Minggu, 28 Mei 2017

Buku Tafsir Ibnu Katsir Set 10 Jilid

IDR 1.150.000
penerbit -Insan Kamil
penerjemah Arif Rahman Hakim, MA
 Syahirul Alim Al-Adib, Lc;
Muhammad Zaini;
Nila Nur Fajariyah
Muh. Faqih Fatwa, Lc.
ukuran -18 cm x 24,5 cm
Tebal /jilid 950 halaman
Berat  15 KG
Stok Ready stock

Segala puji hanya milik Allah Rabb semesta alam dan shalawat serta salam tercurahkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam.
Buku ini “Buku Tafsir Ibnu Katsir Set 10 Jilid” .

 
Buku ini adalah buku versi terjemah yang diterbitkan oleh penerbit: Insan Kamil.
Di dalamnya disertakan kaidah-kaidah tafsir Al-Qur’an yang disusun oleh Imam As-Sa’di. Dengan adanya kaidah-kaidah tersebut akan memudahkan pembaca untuk memahami tafsir secara utuh dan benar. Bahkan disertakan juga Mukaddimah Ushul Tafsir Ibnu Taimiyyah yang telah disyarah oleh Syaikh Al-‘Allamah Ibnu Utsaimin. Dengan Mukadimah ini akan menuntun pembaca untuk mengetahui metode penafsiran dan sejarahnya. Inilah yang menjadi titik pembeda, sehingga tidak berlebihan jika dikatakan bahwa Tafsir Al-Qur’an Al-Azhim yang ada di hadapan pembaca ini adalah cetakan terlengkap versi terjemah.Tafsir Ibnu Katsir merupakan salah satu kitab tafsir yang paling banyak diterima dan tersebar di tengah ummat ini. Imam Ibnu Katsir telah menghabiskan waktu yang sangat lama untuk menyusunnya. Maka tidak mengherankan jika penafsiran beliau sangat kaya dengan riwayat, baik hadits maupun atsar. Bahkan, hampir seluruh hadits periwayatan dari Imam Ahmad bin Hanbal -rahimahullah- dalam kitab Al Musnad tercantum dalam kitab tafsir ini. (Syaikh Sami bin Muhammad Salamah, dalam tahqiq beliau pada Kitab
Tafsir Al Qur’anul ‘Adzim cet. Darul Thayibah 1420 H).
Dimuat juga penjelasan Imam Al-‘Allamah Ahmad Syakir, sebagaimana dalam tahqiq Tafsir Ath-Thabari. Lebih menariknya lagi, shahih dan dhaifnya hadits dalam cetakan ini telah disandarkan pada kaidah hadits Imam Al-Albani. Dengan itu, diharapkan pembaca mendapat pengetahuan lebih mendalam; mana riwayat yang shahih, dan mana yang dha’if.
Juga telah ditahqiq oleh 4 ulama; 1. Syaikh Ahmad Abdul Rabbi An-Nabi, 2. Syaikh Muhammad Ali, 3. Syaikh Syarif Abdullah, dan 4. Syaikh Aiman Nasyir.
Buku ini sangat layak menjadi salah satu koleksi perpustakaan pribadi anda. Warisan ilmu pengetahuan yang takkan putus oleh zaman.
Buku ini juga sangat cocok di jadikan wakaf, maupun mahar belahan hati; guna meraup pahala berlipat. Karena ilmu, merupakan satu dari tiga hal yang pahalanya tidak terputus; meski jasad telah menyatu dengan tanah.
Semoga bermanfaat.










Senin, 22 Mei 2017

Ensiklopedi Akhir Zaman

IDR 199.000,-
penerbit -Ummul Qura
penulis -Dr. Mahir Ahmad
ukuran -27,5 x 20.5
Tebal -916 hlm
ISBN' -978-602-6579-06-5
Stok Ready stock


Rasulullah SAW telah mengabarkan setidaknya tiga belas tanda besar yang menandai datangnya hari kiamat. Kemunculan Al-Mahdi, Al-Malhamah Al-Kubra (Perang Besar), keluarnya Dajjal, turunnya Isa bin Maryam, keluarnya Ya’juj dan Ma’juj, terbitnya matahari dari barat, keluarnya “Binatang Melata”, pudarnya ajaran Islam, hilangnya ayat-ayat Al-Qur’an dari hati manusia, dan penghancuran Ka’bah termasuk dari tanda-tanda tersebut. Semua tanda kiamat kecil dan besar terangkum tuntas, padat, dan jelas dalam buku ini, sekaligus menunjukkan bahwa kiamat sangat dekat.
Selain itu, buku ini juga menegaskan bahwa kematian bukanlah akhir perjalanan hidup, tetapi justru awal dari kehidupan akhirat yang abadi. Dimulai dengan fase kematian dan berpindah ke alam barzakh. Setelah hari kebangkitan, seluruh manusia akan berkumpul di padang mahsyar. Saat itu matahari begitu dekat hingga sejengkal, sampai-sampai ada yang tenggelam oleh keringatnya sendiri. Pada hari ini hanya orang-orang pilihan yang mendapatkan naungan-Nya.
Setelah itu tibalah saat penghitungan amal sehingga tak ada satu makhluk pun yang terzalimi. Amal-amal manusia juga akan ditimbang mana yang lebih banyak; amal saleh ataukah kemaksiatan. Kemudian manusia harus melintasi shirath; titian di atas neraka. Buku ini mendeskripsikannya dengan lengkap, menurut petunjuk Al-Qur’an dan hadits-hadits Nabi S yang sahih.
Kiamat Kecil – Kiamat Besar – Alam Barzakh – Kejadian Kiamat – Hari Kebangkitan – Hari-hari Pertama di Akhirat – Pengadilan Akhirat – Shirath

Dasar-Dasar Ilmu Al-Qur’an

IDR 110.000,-
penerbit -Ummul Qura
penulis -Manna’ Al-Qaththan
ukuran -17 x 24 cm
Tebal -581 hal (Hvs 70gr)
ISBN' -978-602-7637-85-6
Stok Ready stock


Kajian tentang Al-Qur’an memerlukan banyak ragam ilmu, yang disebut sebagai Ulumul Qur’an (Ilmu-Ilmu Al-Qur’an). Ulumul Qur’an merupakan disiplin ilmiah yang mempunyai ruang lingkup pembahasan yang luas, yang meliputi Ilmu Tafsir maupun ilmu-ilmu bahasa Arab, seperti Balaghah dan I’rabul Qur’an, di samping ilmu-ilmu lainnya. Di dalam kitab Al-Itqan, Imam As-Suyuthi menguraikannya hingga sebanyak 80 cabang ilmu.
Mengerti cabang-cabang ilmu tersebut dan para ahlinya sangatlah penting. Apalagi pada zaman di mana banyak umat Islam lemah pemahamannya tentang Islam, bahkan dalam hal-hal yang sangat mendasar dan aksiomatik. Tidak paham Ulumul Qur’an bisa berujung pada kesalahan dan penyimpangan dalam memahami ayat-ayat Al-Qur’an.
Di sisi lain, dengan berbekal Ulumul Qur’an, seorang muslim tidak berada dalam ketakutan yang berlebihan untuk bisa dekat dan menadaburi Al-Qur’an. Yang jelas, buku ini merupakan permulaan yang tepat bagi mereka yang ingin naik jenjang; dari hanya sebatas membaca Al-Qur’an menuju kepada mempelajari dan memahami kandungannya. Buku ini juga telah teruji bertahun-tahun sebagai pegangan standar di kalangan akademisi karena kelengkapan isi dan kepakaran penulisnya.
Syekh Manna’ bin Khalil Al-Qatthan | Dilahirkan pada tahun 1925 di Syansur, Manufiyah, Mesir. Kehidupan ilmiahnya dimulai dengan tahfizh Al-Qur’an sejak kecil. Kemudian melanjutkan ke Madrasah Ibtida’iyah dan Ma’had Diniyah Al-Azhar. Ketika muda turut berjihad di Palestina dua kali, yaitu pada tahun 1938 dan 1948. Selanjutnya menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Ushuluddin di Kairo dan menjadi ketua asosiasi mahasiswa. Belajar kepada sejumlah ulama senior seperti Syekh Abdurrazzaq Afifi, Dr. Muhammad Al-Bahi, dan Dr. Muhammad Yusuf Musa. Kemudian pindah ke Arab Saudi untuk mengajar di berbagai ma’had (1953).
Sejak tahun 1958 menjadi dosen di Fakultas Syariah dan Fakultas Bahasa Arab di Riyadh, direktur di Ma’had Ali li Al-Qadha’ (Sekolah Tinggi Kehakiman), dan direktur Studi Pascasarjana, Universitas Al-Imam Muhammad bin Suud. Mendapat amanat sebagai pembimbing hingga 115 Judul tesis dan disertasi di tiga perguruan tinggi terkemuka, yaitu Universitas Al-Imam (Riyadh), Universitas Ummul Qura (Mekkah), dan Universitas Islam Madinah. Tidak kurang dari 22 Judul karya tulis ilmiahnya yang sudah dicetak, di antaranya yang paling terkenal adalah buku Mabahits fi Ulum Al-Qur’an. Wafat pada 19 Juli 1999 dalam usia 75 tahun dan dimakamkan di Riyadh.